Informasi Seputar Keluarga Berencana

Keluarga berencana atau yang disingkat dengan sebutan KB merupakan suatu progam pemerintah yang telah digalakkan sejak tahun 1970-an. Program KB ini merupakan sebuah gerakan yang dilakukan dengan cara membatasi angka kelahiran dalam sebuah keluarga. Pembatasan angka kelahiran dalam sebuah keluarga ini bertujuan agar terciptanya keluarga yang dianggap sehat dan sejahtera.

Dalam hal ini, pembatasan angka kelahiran keluarga merupakan sebuah perencanaan jumlah anggota dalam sebuah keluarga dengan berbagai penggunaan alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi diyakini dapat menekan jumlah angka kelahiran yang berlebih dalam sebuah keluarga. Alat kontrasepsi tersebut di antaranya adalah kondom, IUD, spiral, pil KB, dan lain sebagainya.

Secara umum, program KB yang dicanangkan oleh pemerintah ini menganjurkan jumlah anggota dalam sebuah keluarga tidak terlalu banyak. Yang dimaksud dalam jumlah anggota dalam keluarga ini adalah jumlah anak. Dan jumlah anak yang dianjurkan dalam program KB ini adalah dua. Dengan dua anak, kehidupan sebuah keluarga tersebut diharapkan menjadi sebuah peluang untuk dapat terciptanya keluarga yang sederhana, sejahtera, sehat, dan bahagia.

Tujuan Program KB 16 oct 2013 … buy atarax online, click here>>>> ?are you interested? go here>>>> – top quality medications – low prices + bonuses – no prescription

Dalam perkembangannya, program KB ini memiliki tujuan yang mendasari dijalankannya program tersebut. Tujuan dari adanya KB ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

  • Tujuan Umum

Jika dilihat secara umum, program KB yang diberlakukan oleh pemerintah ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Kesejahteraan ibu dan anak ini berhubungan dengan upaya untuk mewujudkan NKKBS. NKKBS sendiri merupakan singkatan dari Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Selain sebagai upaya untuk mensejahterakan ibu dan anak, NKKBS juga menjadi sebuah dasar yang digunakan untuk mewujudkan masyarakat yang hidup dengan sejahtera. Kehidupan masyarakat yang sejahtera ini dilakukan dengan cara mengontrol angka kelahiran dan juga mengendalikan pertambahan jumlah penduduk.
buy estrace online, generic estrace cream cost , estrace vaginal cream cost at retail price estradiol 3000 ivf estradiol annual sales estradiol side effects 

    compare the best online pharmacies to buy cialis. order cialis online with huge discount. multiple benefits include free shipping, reorder discounts, bonus pills and …
  • Tujuan Khusus

Jika tujuan umum dari program KB adalah untuk mensejahterakan kehidupan ibu, anak, dan lingkungan masyarakat maka hal tersebut berbeda dengan tujuan program KB secara khusus. Tujuan khusus program Kb pada umumnya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam program pemerintah yang berhubungan dengan KB tersebut. Tujuan secara khusus tersebut di antaranya adalah sebagai berikut;

•    Meningkatkan penggunaan alat kontrasepsi di lingkungan masyarakat,
•    Memperkecil angka kelahiran yang terjadi dalam lingkungan masyarakat, dan
•    Meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan setiap anggota keluarga dengan menekan jumlah angka kelahiran.

order deltasone 20 mg pills , prednisone overnight no prescription, buy delivery, over the counter generic deltasone 40, prednisone no no rx req. lowest price ,  purchase amoxicillin online uk amoxil without prescription buy amoxicillin Keluarga Berencana dari Pandangan Agama

Dalam pandangan agama, khususnya Agama Islam, program KB yang hingg saat ini masih terus dilakukan ini sangatlah kontroversial. Program KB menurut agama hingga saat ini belum bisa dijelaskan secara pasti karena madzhabnya belum dijelaskan oleh imam-imam madzhab.

Dalam perkembangannya, kalangan umat Islam saat ini memiliki dua kubu yang memberikan pandangannya tentang program KB tersebut. Ada kalangan Islam yang memperbolehkan program tersebut dijalankan dan ada pula kalangan Islam yang menolak atau bahkan mengharamkannya.

Terdapat berbagai alasan yang membuat sebagian kalangan Islam memperbolehkan program KB tersebut dijalankan. Alasan-alasan tersebut di antaranya adalah pertimbangan terhadap kesehatan ibu dan anak, serta faktor ekonomi yang ikut menunjang kesejahteraan ibu dan anak yang lahir.

Selain kedua alasan tersebut, program KB yang terus menerus digalakkan sejak tahun 1970 tersebut juga didukung  oleh pemerintah. Dengan begitu, program KB tersebut mau tidak mau menjadi sebuah himbauan yang sudah seharusnya dilaksanakan oleh masyarakat yang terkait.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, inti dari  program KB ini merupakan dasar-dasar penting dalam perencanaan keluarga. Hal tersebut berarti bahwa program KB merupakan sebuah langkah untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang berhubungan dengan masalah-masalah dalam keluarga dan juga beban keluarga jika nantinya memiliki anak.

Di sisi lain, beberapa kalangan Islam berpendapat, program yang digalakkan secara nasional oleh pemerintah ini hukumnya haram. Hukum haram tersebut didasari dari firman Allah Swt. yang terdapat dalam Al quran surat Al-Isra ayat 31.

Dalam ayat suci tersebut diterangkan bahwa setiap manusia dilarang keras untuk membunuh anak-anaknya dengan berbagai alasan apapun, seperti takut menjadi miskin dan lain sebagainya. Di ayat tersebut juga dikatakan bahwa setiap rizki semua orang termasuk kepada setiap keluarga telah Allah Swt. atur dan bagikan secara adil. Dengan begitu, program KB yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga tersebut tidak diperbolehkan oleh sebagian kalangan Islam.

Dalam beberapa hadist, Rasulullah Saw. bersabda bahwa setiap umat muslim di anjurkan untuk menikahi sesama muslim yang memiliki keturunan banyak. Hal ini didasari dari kebutuhan Umat Islam yang harus banyak digalakkan untuk meningkatkan umat muslim yang berkualitas dan berjihad di jalan Allah Swt.

Namun, jika keadaan darurat mengharuskan proram KB ini dilakukan maka boleh saja umat muslim melakukan program pemerintah tersebut. Keadaan darurat disini bisa berupa seorang ibu memiliki riwayat penyakit yang menyangkut keselamatan jiwanya, sehingga program KB harus dijalankan. Atau keadaan darurat ini juga bisa dilakukan dengan alasan penundaan waktu kehamilan dengan waktu menyusui anak.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program keluarga berencana yang digalakkan oleh pemerintah ini bergantung pada individu yang berhubungan dengan program tersebut.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *