Tanggung Jawab Orangtua Terhadap Anak

Tanggung jawab merupakan rasa sadar seseorang dalam mengerjakan sesuatu sesuai tingkah laku yang dilakukan secara sadar ataupun tidak yang memiliki makna bahwa tanggung jawab adalah aplikasi dari sikap sadar seseorang atas kewajiban yang dimilikinya.
Tanggung jawab pada dasarnya adalah kodrat atau kekuasaan yang diberikan Tuhan dan tidak mampu untuk kita tentang. Dalam hadis sahih dikatakan “Setiap dari kamu adalah pemimpin, dan kamu bertanggung jawab atas kepemimpinan itu”.

Orangtua adalah sosok yang dijadikan panutan dan contoh bagi anak, anak lahir ke dunia ini tentu tidak langsung memiliki tanggung jawab. Dimulai saat anak terlahir ke dunia hingga anak sampai pada nisabnya, anak masih menjadi tanggung jawab orangtua. Lalu apa saja tanggung jawab orang tua terhadap anak? Di dalam artikel ini akan coba dibahas tentang tanggung jawab orang tua terhadap anak dalam persepektif Islam.

Pertama kita mengenal siapa atau apakah anak? Anak merupakan amanah yang diberikan Allah Swt kepada setiap orang tua, hal ini sesuai dengan apa yang Allah Swt firmankan di dalam QS Al-Anfal [8]: 27 bahwa tidak diperbolehkan orang-orang yang beriman mengkhianati titipan atau amanah Allah serta Rasul-Nya, juga semua amanah yang diberikan sementara kita mengetahuinya.

Kemudian anak  adalah pangkalnya cinta dan kasih sayang, sebagaimana dijelaskan dalam QS Al-Furqan [25]: 74 ketika mereka berdoa kepada Allah untuk diberikan istri serta keturunan (anak) yang bisa menjadikan hati merasa senang.
Selanjutnya anak merupakan penguji iman orangtua. Jika di sisi lain anak dikatakan pangkalnya cinta dan kasih sayang, di sini anak juga bisa menjadi penguji keimanan orangtua, ini dijelaskan di dalam QS Al-Anfal [8]: 28 bahwa harta serta anak kita merupakan fitnah yang berarti batu ujian keimanan.

Terakhir anak bisa menjadi pelestari amalan atau pahala orang tua, hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, yaitu segala sesuatu atau urusan di dunia akan terputus jika sudah meninggal namun tidak dengan tiga perkara, di antaranya doa anak shaleh, ilmu yang bermanfaat, serta sedekah jariyah.

Melihat beberapa uraian di atas, orangtua jelas memiliki tanggung jawab terhadap anak. Secara umum tanggung jawab orang tua terhadap anak adalah memberikan kasih sayang, pendidikan, serta memnuhi hak yang dimiliki anak.

Sebagai orang tua, sudah seharusnya memberikan kasih sayang yang tulus dan menjadi contoh yang baik, sehingga secara tidak langsung orang tua pun telah memberikakn pendidikan kepada anak.

Jangan pernah lupa bahwa anak adalah penduplikasi, artinya anak akan bersikap tidak jauh berbeda dari orang tua. Kebiasaan yang selalu dilihat anak dari orang tua secara langsung akan terekam di dalam pikiran mereka hingga dewasa, karena itu berikanlah contoh yang baik kepada anak.

Di dalam Islam tanggung jawab orang tua terhadap anak dijelaskan dengan rinci. Di dalam Islam tanggung jawab orang tua terhadap anak adalah sama dengan hak anak. Hak anak ini tentu harus dipenuhi dan secara otomatis akan menjadi satu kewajiban bagi orang tua. Kewajiban-kewajiban orang tua terhadap anak adalah.

Memberikan kehidupan kepada anak, artinya orang tua harus menjaga dari mulai Allah menciptkan anak tersebut di dalam rahim sampai dia lahir ke dunia (tidak melakukan aborsi atau semacamnya) ini dibahas di dalam QS Al-An’am:151. Kemudian setelah itu orang tua mengakiqahkan anak tersebut dan memberikan nama-nama yang baik, memberikan perawatan fisik yang baik kepada anak akan membantu perkembangan anak menjadi sehat.

Begitu anak lahir ke dunia sudah menjadi kewajiban memberikannya air susu ibu selama kurang lebih 2 tahun, ini tercantum dalam QS. Al-Baqarah [2]:233. Di dalam ayat ini selain ajuran untuk memberikan air susu ibu selama 2 tahun juga disebutkan kewajiban seorang ayah untuk memberikan makan dan pakaian yang berasal dari cara yang ma’ruf.

Orang tua memberi makan anak dari rezeki yang baik dan halal, tidak memberikan makan makanan yang diharamkan oleh Allah Swt, sebagai mana yang diterangkan di dalam QS Al-Maidah [5]:88. Selain itu, orang tua juga harus memberikan pendidikan agama kepada anak, yang di dalamnya mencangkup pendidikan shalat serta kewajiban-kewajiban lain yang diperintahkan Allah.

Mengajarkan anak untuk dapat menghargai lingkungan dan saling menyayangi dengan saudara, sehingga ketika anak tumbuh dewasa dan memiliki tanggung jawab sendiri, anak akan memiliki prinsip dan sikap yang baik kepada sesama manusia dan tentunya ketaqwaan dan keimanan kepada Allah Swt.

Sehingga apabila kita sebagai orang tua bisa dengan baik menjalankan kewajiban kita terhadap anak, akan dapat menjadikan anak memiliki kepribadian yang baik serta bertingkah laku sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Islam. Bukankah dengan begitu kita telah berhasil menjadi orang tua yang sukses mendidik anak? Dan selain itu juga, kita telah memenuhi kewajiban kita terhadap anak.

Itulah beberapa kewajiban orang tua terhadap anak dalam persepektif Islam, mudah-mudahan dapat memberikan informasi tambahan dan bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya