Arti Penting dari Dukungan Keluarga

Konsep Dukungan Keluarga menurut  Gottlieb (1983) dalam Zainudin (2002) adalah  adanya kehadiran disertai hal-hal berupa informasi, bantuan materiil, dukungan moril, dan perilaku dari orang-orang yang akrab atau orang-orang dari lingkungan sosial terdekat yang dapat memberikan keuntungan emosional atau pengaruh pada penerimanya sehingga ia secara emosional merasa lega karena diperhatikan dan secara fisik kondisinya lebih baik. Konsep Dasar Dukungan Keluarga Menurut Friedman (1998) adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggota keluarga yang memiliki masalah sehingga anggota keluarga memandang bahwa ia akan mendapatkan pertolongan dan bantuan jika diperlukan. Dukungan Sosial Keluarga mengacu kepada dukungan-dukungan sosial yang dipandang oleh anggota keluarga sebagai sesuatu yang dapat diakses atau diadakan untuk keluarga internal. Dukungan sosial keluarga adalah sebuah proses yang terjadi sepanjang masa kehidupan. Sifat dan jenis dukungan sosial berbeda-beda dalam berbagai siklus kehidupan. Misalnya, jenis-jenis dukungan sosial yang dibutuhkan ketika keluarga sudah berada dalam tahap/fase siklus kehidupan terakhir berbeda dengan jenis-jenis dukungan sosial dalam fase perkawinan sebelum pasangan muda mendapat anak. Sumber Dukungan Sosial Keluarga terbagi dua:

a) Dukungan Sosial Keluarga Internal diantaranya suami kepada istri dan sebaliknya istri kepada suami, orangtua kepada anak atau anak kepada orangtua, dukungan antara saudara sekandung, dukungan antara saudara sepupu; dan

b) Dukungan Sosial Keluarga Eksternal diantaranya dukungan dari keluarga batih atau dukungan dari keluarga inti lainnya (dalam jaringan kerja sosial keluarga) misalnya: dari keluarga rekan kerja, keluarga mertua, keluarga kerabat jauh, dan sebagainya. Pengertian Dukungan Keluarga Menurut Sarason (1983) dalam Zainudin (2002) adalah kepedulian, kesedihan yang sama, perasaan turut merasakan beban yang sama dari orang-orang yang menghargai dan menyayangi kita dan dari orang-orang yang dapat diandalkan baik yang terikat hubungan darah maupun terikat hubungan emosional. Arti Dukungan Keluarga dikemukakan oleh Cobb (2002) sebagai adanya perhatian, penghargaan, kenyamanan yang diterima seseorang atas penerimaan terhadap kondisinya dan dukungan keluarga tersebut diperoleh dari individu maupun kelompok. Fungsi Pokok Keluarga merupakan kunci penting yang mendukung Konsep Dukungan Keluarga. Fungsi-Fungsi Keluarga merupakan konsekuensi atau hasil dari struktur keluarga diantaranya:

1. Fungsi Reproduktif : untuk meneruskan keturunan dan kelangsungan spesies manusia. We’re not just sitting help me write my essay using https://goldessayclub.com/ here wasting government money? 2. Fungsi Afektif: merupakan fungsi pemeliharaan kepribadian dengan saling mengasuh dan memberikan cinta kasih serta saling menerima dan mendukung dalam rangka pemenuhan kebutuhan psikososial untuk saling mencintai dan dicintai. 3. Fungsi Ekonomis : untuk memenuhi kebutuhan keluarga baik itu kebutuhan primer seperti pangan, papan, dan sandang maupun kebutuhan sekunder seperti pendidikan, kesehatan, hiburan dan kebutuhan tersier seperti mobil, perhiasan, dan lainnya. 4. Fungsi Sosialisasi: proses pertumbuhan dan perkembangan individu terjadi di dalam keluarga dimana anggota keluarga belajar berinteraksi sosial menjalankan peran sosialnya. Dukungan dalam Keluarga juga didasarkan pada tugas-tugas keluarga yaitu:

1. Mengenal Masalah Setiap Anggota Keluarga. Perhatian dan tanggung jawab keluarga sangat penting terhadap masalah atau perubahan sekecil apapun yang dialami anggota keluarga. Misalnya ketika seorang anak yang tadinya periang menjadi pendiam atau seorang suami yang biasanya pulang sore jadi sering pulang larut malam. 2. Mengambil Keputusan Untuk Melakukan Tindakan Yang Tepat Bagi Keluarga. Adagium, “yang besar dikecilkan, yang kecil dihilangkan”  sangat tepat untuk mengatasi permasalahan di dalam keluarga. Tugas ini merupakan upaya keluarga yang utama untuk melakukan tindakan pencegahan meluasnya masalah atau mencari pertolongan yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga ketika masalah sudah terlanjur terjadi. Kepala Keluarga atau yang dituakan dalam keluarga umumnya dipercaya sebagai pihak yang mampu mengambil keputusan. Namun bila keluarga memiliki keterbatasan disarankan meminta bantuan dari keluarga besar, kerabat, rekan kerja, pihak profesional, konsultan keluarga, dan lainnya. Misalnya, keputusan untuk menyekolahkan anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif didasarkan pertimbangan orang tua dari hasil konsultasi dengan terapis anak dan pengalaman kerabat yang memiliki anak dengan kondisi yang sama. 3. Mempertahankan suasana di rumah yang menguntungkan perkembangan kepribadian dan kualitas kehidupan yang baik bagi seluruh anggota keluarga. Keluarga adalah institusi pertama dan utama yang berperan penting bagi seseorang untuk menjalankan keberfungsian sosialnya. Orangtua dan anak-anak maupun asisten rumah tangga masing-masing memiliki peran untuk menjaga keharmonisan dan stabilisasi dalam keluarga misalnya dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, saling menghormati dan menghargai serta saling mendukung dalam keadaan suka ataupun duka. 4. Mempertahankan hubungan timbal balik antara keluarga dan sumber-sumber pemecahan masalah dan fasilitas untuk penanganan masalah. Misalnya: keluarga yang memiliki remaja dengan ketergantungan obat perlu menjalin hubungan dengan dokter, terapis, komunitas yang mendukung ke arah kesembuhan remaja tersebut. Bentuk-Bentuk Dukungan Keluarga berikut ini dapat dipraktikkan untuk mengatasi masalah-masalah di dalam keluarga dan mengembalikan keberfungsian sosial keluarga, diantaranya melalui :

a. Dukungan Emosional (Emosional Support) online canadian pharmacy store! zoloft prescription cost. fastest shipping, weight gain with. 20 mg pills, prednisone overnight no prescription, buy buy prednisone without a script, deltasone cheap online india , order brand name 

Keluarga harus menjadi sebuah tempat yang membantu penguasaan terhadap emosi serta menjadi tempat yang aman dan damai untuk istirahat dan pemulihan. Misalnya memberikan perhatian, kepedulian, dan empati terhadap anggota keluarga yang menderita kanker adalah dengan menyemangatinya agar memiliki motivasi hidup dan mau menjalankan pengobatan atau istri yang memotivasi suami yang baru di-PHK untuk bersemangat mencari pekerjaan lagi dan berwirausaha. b. Dukungan Penghargaan (Apprasial Assistance)

Keluarga bertindak untuk memberikan umpan balik, membimbing dan meningkatkan keberfungsian sosial dengan memberikan persetujuan terhadap gagasan atau penghargaan yang menimbulkan perasaan-perasaan positif. Misalnya: istri memberikan pujian terhadap suami yang berprestasi di kantor, istri tetap menghargai suami di rumah walaupun memiliki jabatan dan penghasilan yang lebih tinggi, atau orangtua memberikan kepada anak atas prestasinya di luar bidang akademik. dapoxetine 60 with out a prescription, dapoxetine without prescription us , dapoxetine 60 mg echeck, how to buy 6 days ago – baclofen for suboxone withdrawal online delivery. for brain injury in oklahoma city baclofen online ohne rezept no script, non prescription alternative to dapoxetine , dapoxetine cheap online india ,  c. Dukungan Materi (Tangibile Assistance)

Keluarga merupakan sumber pertolongan praktis dan konkrit mencakup bantuan langsung dalam bentuk uang, peralatan, waktu, dan modifikasi lingkungan. advair diskus price canada price advair diskus d. Dukungan Informasi

Keluarga berfungsi sebagai penyebar informasi tentang berbagai hal dari orangtua kepada anak, memberikan nasehat dan petunjuk dari yang senior kepada yang junior, merekomendasikan saran atau memberikan umpan balik untuk menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi. Hubungan Dukungan Keluarga dengan harga diri sangat penting terutama untuk dapat melaksanakan peran dan fungsi sosial sebagai manusia dengan baik, mengurangi tekanan, meningkatkan kemampuan mengatasi masalah dan kemampuan bersosialisasi dengan lingkungannya. Karena itu tingkatkan kualitas kehidupan anda dengan mengoptimalkan Dukungan Keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *