Membangun Suasana Kondusif di Lingkungan Kerja

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari university of southern california menghasilkan kesimpulan bahwa suka atau tidaknya Anda pada seseorang ternyata mempengaruhi proses kinerja otak yang Anda miliki. Hal ini memiliki korelasi erat dengan suasana kondusif di tempat kerja.

Dalam memperoleh hasil penelitian, para peneliti terlebih dahulu bereksperimen dengan membentuk dua kelompok. Kelompok pertama diisi oleh orang-orang dengan sosok yang menyebalkan, sebaliknya kelompok kedua diisi oleh orang-orang dengan sifat yang terbuka dan menyenangkan.

Para peneliti kemudian mengundang para partisipan untuk berinteraksi pada kedua kelompok tersebut. Dari pengamatan yang menyeluruh mengenai seluruh partisipan, baik yang berinteraksi dengan kelompok menyebalkan atau yang menyenangkan, bisa terlihat bahwa bagian otak yang berfungsi dan bekerja untuk proses mirroring pada masing-masing kelompok ternyata memiliki pola yang berbeda satu sama lain.

Pada intinya penelitian tersebut mengungkap bahwa otak partisipan yang berada disekitar orang-orang yang menyebalkan memiliki pola kinerja yang cenderung lebih lambat dalam berpikir dan memproses rangsangan visual. Hal ini membuktikan bahwa ternyata bila anda berada disekitar orang yang menyebalkan maka otak anda bekerja lebih lambat dibandingkan bila anda berada disekitar orang yang menyenangkan.

Banyak sekali pengusaha yang meremehkan pentingnya membangun suasana kondusif di tempat kerja untuk karyawan yang bekerja di perusahaannya. Padahal suasana kondusif di tempat kerja seperti budaya saling menghargai, saling memberi dukungan dan motivasi, atau suasana yang penuh kehangatan dan keramahan ternyata bisa sangat berpengaruh pada peningkatan kinerja otak dari karyawan anda yang berefek pada berkembang dan meningkatnya kreativitas, kinerja, dan hasil kerja

Sebaliknya, sebagaimana yang dihasilkan oleh penelitian diatas, membudayanya sikap menyebalkan antar karyawan di sebuah perusahaan yang dapat menyebabkan suasana yang kurang kondusif di tempat kerja seperti budaya saling curiga, saling menjatuhkan, kurang menghargai dan simpatik, dan lain sebagainya ternyata bisa menurunkan kinerja otak yang ujung-ujungnya akan sangat berpengaruh pada kemampuan karyawan untuk berkreasi, memecahkan masalah, atau mengambil keputusan.

Investasi untuk Suasana Kondusif untuk Hasil Kinerja yang Optimal

Pebisnis yang menginginkan kinerja sumber daya manusia yang optimal tentu memahami bahwa penelitian diatas mengungkap tentang pentingnya menciptakan suasana kondusif di tempat kerja agar karyawan di dalam perusahaan mampu mengeluarkan secara penuh potensi dan kemampuan yang mereka miliki.

Di tengah-tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan tentu mengharapkan sumber daya manusia yang menjadi penopang kinerja perusahaan mampu mengerahkan segala daya dan upaya merek auntuk memenangkan kompetisi.

Namun banyak pengusaha yang hanya menuntut karyawan untuk bekerja keras tanpa memiliki kesadaran untuk memikirkan serta menyusun strategi yang jitu untuk mengelola lingkungan kerjanya. Kondisi kerja dimana orang-orang didalamnya merasakan suasana tertekan, stres, dan tidak nyaman akibat hubungan yang tidak harmonis yang disebabkan membudayanya sikap kurang simpatik, individualis, saling menjatuhkan, atau persaingan yang kurang sehat diantara karyawan sehingga selain menyebabnya minimnya kerjasama yang terjalin antar tim atau antar departemen secara langsung ataupun tidak langsung akan menyebabkan kualitas dan kuantitas kerja yang kurang maksimal kalau boleh dibilang buruk.

Anda harus ingat bahwa karyawan bukanlah mesin yang kecanggihannya bisa dilihat dan dinikmati hanya dengan memencet satu tombol saja. Karyawan merupakan makhluk yang unik yang kualitas dan kuantitas kerja yang dimiliki oleh mereka seringkali terhambat karena berbagai macam variable yang mempengaruhi suasana mental yang ada dalam diri mereka.

Bagaimana Membangun Suasana Kndusif di Tempat Kerja?

Untuk membentuk perusahaan yang tangguh dengan tim yang solid, selain perlunya investasi di bidang riset produk, alih teknologi atau peningkatan fasilitas untuk operasional perusahaan. Anda perlu juga mempertimbangkan untuk berinvestasi mengembangkan sistem kerja perusahaan sehingga bisa menghasilkan suasana kondusif di tempat kerja. Berikut tips dan trik tentang bagaimana membangun suasana kondusif di tempat kerja :

1. Ciptakan dan sosialisasi budaya perusahaan yang melahirkan suasana kondusif

Langkah pertama yang perlu lakukan untuk menciptakan suasana kondusif tentu saja dengan terlebih dahulu menciptakan budaya perusahaan yang mendukung suasana kondusif tersebut. Seperti misalnya mengedepankan kerja sama tim, larangan untuk melakukan kekerasan fisik atau mental, saling menghargai, dan lain sebagainya.

Sosialisasikan pula budaya perusahaan ini dalam bentuk pelatihan atau coaching pada setiap pimpinan, karyawan baru ataupun yang akan mendapatkan promosi sehingga budaya ini tidak sekedar slogan melainkan mengakar di dalam diri setiap karyawan di perusahaan anda.

2. Penilaian dan penghargaan kinerja yang mempertimbangkan faktor-faktor hubungan personal

Buat pula sebuah sistem penilaian yang tidak hanya fokus pada hasil kerja atau hasil produksi, seperti misalnya menyertakan kerjasama, komunikasi, kepemimpinan, dan kekompakan dan harmonisasi dalam tim dalam menilai kinerja pimpinan atau menilai kinerja karyawan yang melibatkan rekan kerja, atasan ataupun bawahan yang bersangkutang (360 derajat), sehingga para karyawan tidak hanya fokus mengutamakan pencapaian target melainkan memiliki kesadaran untuk membina hubungan baik dengan rekan, atasan, ataupun bawahannya.

3. Adakan acara rutin untuk menjalin kebersamaaan

Investasikan sebagian waktu dan dana yang anda miliki untuk mengadakan acara-acara rutin yang bisa meningkatkan suasana harmonis diantara karyawan seperti misalnya mengadakan outbond, loka karya, arisan, piknik dan lain sebagainya sehingga karyawan anda memahami bahwa perusahaan amat peduli dan sangat memperhatikan lingkungan dan suasana kerja yang kondusif.

4. Studi banding ke perusahaan lain

Tidak ada salahnya untuk mengutus pimpinan SDM anda untuk mengadakan studi banding baik secara langsung ataupun tidak langsung ke perusahaan dinilai sangat baik dalam mengembangkan dan mempraktekan suasana kondusif di lingkungan kerja dan kemudian menghasilkan pilihan mengenai metode dan teknik mana saja yang tepat diterapkan di perusahaan anda.

5. Adakan evaluasi suasana kerja perusahaan secara berkala

Lakukan evaluasi mengenai suasana kerja secara berkala (pertahun atau perbulan) baik dalam bentuk wawancara ataupun angket pada karyawan anda untuk mengetahui dan memahami tentang baik atau tidak nya suasana/lingkungan kerja yang mereka rasakan. Selain untuk menggali informasi berharga, cara ini juga bisa menciptakan budaya keterbukaan antar karyawan yang bekerja di perusahaan anda.

6. Sediakan kotak pengaduan atau saran

Sediakan pula kotak pengaduan dan saran yang disediakan untuk mereka yang ingin memberikan masukan, ide, unek-unek, atau kritikan baik kepada perusahaan ataupun kepada perorangan di perusahaan sehingga anda bisa mendapatkan masukan yang berharga mengenai suasana/lingkungan kerja di perusahaan anda.

7. Berikan tindakan bagi yang melanggar

Apabila memang diperlukan, berikan tindakan tegas berupa peringatan atau hukuman untuk kesalahan atau kelalaian yang dilakukan oleh karyawan yang menyebabkan suasana kerja yang kurang kondusif sesuai dengan hasil evaluasi penilaian kinerja ataupun dari pengaduan dikotak saran dengan tentu saja terlebih dahulu mengadakan penyelidikan yang komprehensif dan objektif mengenai penilaian/pengaduan tersebut.

Suasana kondusif akan menjadi investasi penting bagi perusahaan dalam meningkatkan performa dan juga berimbas pada output produktivitas. Bila kita menilik bagaimana perusahaan-perusahaan besar menaruh perhatian besar pada upaya membangun iklim kerja yang nyaman, kita akan sangat terpesona. Bahkan isu betapa kondusifnya suasana kerja mereka, menjadi daya tarik tersendiri para pencari kerja berlomba-lomba untuk melamar pekerjaan di sana.

Perusahaan yang paling terkenal akan suasana kerjanya yang nyaman adalah Google. Kantor Google yang unik kerap dianggap sebagai sarangnya kreativitas orang modern yang menyenangkan. Suasana menyenangkan ini memang sengaja dibangun oleh manajamen Google.

Gedung yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas permainan, ruang membaca, sarana olahraga dari ring basket hingga lapangan volley lengkap dengan pasir pantainya, tempat penitipan hewan peliharaan, tempat penitipan anak, dan kantin yang menyediakan berbagai pilihan menu ala carte, mulai dari fast food hingga hidangan hotel berbintang.

Google juga sengaja membangun eksterior dan interior gedung yang nyaman dan ceria untuk kantor mereka. Seakan belum cukup Google membebaskan para karyawannya dalam berbusana. Lantas apakah dengan kemanjaan seperti ini Google tidak takut kinerja karyawannya akan jelek dan malah asyik bermain. Justru yang terjadi malah sebaliknya. Sehabis rileks mereka mendapatkan ide luar biasa bagi solusi pekerjaan mereka. Dengan desain dan suasana yang kondusif kreativitas mereka terstimuli dengan baik.

Apa yang dilakukan oleh Google mungkin bisa memberikan inspirasi bagi kita semua dalam membangun suasana kondusif. Mungkin tidak mesti harus seperti kantor Google yang super nyentrik. Anda akan bisa menemukan cara tersendiri dalam mengembangan suasana ternyaman bagi kantor atau perusahaan Anda.

Artikel Menarik Lainnya